OtoBus - Laporan dari India

Busworld India Tawarkan Solusi Transportasi Berkelanjutan

30 / 08 / 2018 - in News

Busworld sebagai ajang pameran B to B di industri bus dan bus wisata terbesar di dunia kembali mengunjungi Bengaluru, ibu kota negara bagian Karnataka di India. Penyelenggaraan Busworld India 2018 yang digelar pada 29-31 Agustus ini didukung penuh oleh Bus Operators Confederation of India (BOCI) atau gabungan operator bus India, serta Association of State Road Transport Undertakings (ASRTU) selaku asosiasi utama untuk transportasi umum di India.

Menurut Presiden Busworld International, Didier Ramoudt, Busworld India 2018 merupakan edisi ke-8 dan Kota Bengaluru terpilih untuk kedua kalinya dalam seri pameran Busworld di kawasan Asia. Busworld International kali ini juga untuk pertama kalinya menyatukan seluruh stakeholder dan industri terkait lalu lintas angkutan penumpang di India dalam satu atap.

“Pameran kali ini menjadi kesempatan baik bagi pelaku bisnis transportasi di India karena BOCI yang mewakili satu setengah juta kendaraan bus di India, dan juga ASRTU yang mewakili sekitar seratus lima puluh ribu transportasi umum, akan banyak membawa perubahan di lokal India. Di sini saya tidak akan menekankan hal terkait tekanan global, tetapi lebih kepada permintaan global akan kendaraan alternatif dan pastinya tempat pertama adalah transportasi umum,” kata Didier di Bangalore International Exhibition Centre (BIEC), Bengaluru, Rabu (29/Agustus/2018).

Didier mengatakan, di setiap negara di seluruh dunia memiliki problem yang sama dengan permasalahan utamanya seperti kemacetan dan kendaraan diesel yang menjadi biang polusi. “Itulah mengapa kita semua bersama-sama berada di sini untuk mencari solusi dan menawarkan solusi bersama dengan produsen, para insinyur, dan semua orang yang terlibat dalam teknologi informasi. Semua orang akan prihatin jika tanpa rencana dan kita tidak melakukan tindakan apa pun,” ujarnya.

Sementara itu menurut Presiden BOCI, Prasanna Patwardhan, sangat penting bagi India untuk melihat transportasi umum sebagai subjek yang sangat penting. “Sayangnya selama beberapa tahun terakhir kami memiliki kondisi yang berbeda, sebab pusat pergerakan kendaraan sebagian besar adalah mobil pribadi. Tetapi sekarang karena kemacetan, polusi, pemanasan global, maka transportasi umum menjadi semakin penting di mana pun di seluruh dunia. Kami sedang mengarah cepat ke arah itu dengan perlahan tapi pasti,” kata Prasanna.

Busworld India
Sri G. Parameshwara (kedua dari kiri)

Deputy Chief Minister of Government Karnataka, Sri G. Parameshwara mengungkapkan kenangannya ketika dulu dirinya masih duduk di bangku sekolah. Saat itu, menurutnya, bus tidak senyaman seperti sekarang karena tidak tersedia bangku yang nyaman di dalamnya, serta masih menggunakan bahan bakar campuran solar dan minyak tanah.

“Berangkat dari kondisi itu kami sekarang memiliki bus paling canggih di India. Dalam hal ini teknologi telah memberi solusi, teknologi membuat transportasi sangat nyaman. Memang saat ini kami masih memiliki bus yang lebih tua dengan umur tiga puluh hingga empat puluh tahun dan masih beroperasi,” ujar Parameshwara.

Parameshwara menjelaskan, setiap harinya 1,7 juta kendaraan hilir mudik di sekitar Kota Bangalore sementara infrastruktur jalan di Bangalore tidak dibangun untuk mengakomodasi kendaraan sebanyak itu. “Sehingga semua orang menyalahkan kemacetan lalu lintas. Kami juga berpikir untuk meningkatkan transportasi umum dan saat ini BMTC (Bangalore Metropolitan Transport Corporation) menjalankan lebih dari enam ribu bus setiap hari, tetapi itu tidak cukup,” kata pria yang juga menjabat sebagai Deputy CM and Minister of Bruhat Bengaluru Mahanagara Palike (BBMP) ini.

Sebagai domain dari BBMP, kata Parameshwara, pihaknya baru saja memulai sistem mass rapid transit (MRT) yakni Bangalore Metro (Metro). “Ketika kami memulainya juga ada komentar. Tapi sekarang, Metro menjadi sebuah transportasi yang nyaman dan mampu membawa 500 ribu orang setiap hari. Dan kami mengeluarkan versi kedua yang pastinya dapat membawa lebih dari 2,5 juta orang. Tetapi meskipun demikian, kita pasti membutuhkan bus untuk mengangkut orang sampai ke pelosok daerah,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Prasanna mengatakan bahwa BOCI memiliki visi untuk menyediakan transportasi yang aman, cerdas, dan berkelanjutan bagi masyarakat India. “Dengan upaya itu kami telah melakukan banyak hal bersama dengan asosiasi dan organisasi lokal India. Kata lokal di sini sangat komparatif sehingga kami memutuskan untuk bekerja sama dengan Busworld untuk menjadikan ini sebagai lokal-global,” katanya.

“Busworld India adalah platform yang tepat, dan sekali lagi saya berterima kasih atas kerja sama yang dapat kita lakukan di sini bersama-sama. Ini memberi sinyal kuat untuk perkembangan transportasi di India yang lebih menarik,” ujar Didier.

 

Editor: Antonius
Foto: Anton

 

 

 

 



Related Articles

Sponsors

AFFA-logisticsphotocontest 

Capture 

web-banner-327x300 truck

logo-chinatrucks300 327pix