OtoBus

Busworld Southeast Asia, Peluang Ekspor Bus Produksi Indonesia

16 / 01 / 2019 - in News
Busworld Southeast Asia

Busworld sebagai pameran skala internasional yang menjadi salah satu acuan dalam industri bus di dunia, tahun ini mengagendakan event untuk region Asia Tenggara yang berlokasi di Jakarta. Pameran berkonsep business to business (B2B) ini akan dihelat di Hall B3 JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat pada 20-22 Maret mendatang.

Pameran Busworld pertama kalinya digelar 46 tahun yang lalu di Kota Kortrijk, Belgia pada tahun 1971. Sejauh ini Busworld telah diselenggarakan di tujuh negara yaitu Belgia (Eropa), Rusia (Eurasia), Kolombia (Amerika Latin), China (Asia Timur), India (Asia), Mesir (Afrika), Kazakhstan (Asia Tengah).

“Indonesia adalah negara kedelapan yang mewakili wilayah Asia Tenggara. Pameran Busworld ini merupakan satu kebanggaan bagi Indonesia karena kita yang ditunjuk sebagai tuan rumah Busworld Asia Tenggara 2019,” kata Baki Lee, Direktur PT Global Expo Management (GEM Indonesia) sebagai local partner Busworld di Jakarta.

Pihak GEM Indonesia pun tetap merangkul para pihak terkait seperti dari industri karoseri Indonesia serta pemilik bus yaitu perusahaan otobus (PO). “Mereka jelas optimistis sekali bahwa industri bus Indonesia bakal melejit pertumbuhannya, sehingga kami menyambut baik Busworld diadakan di Indonesia,” ungkap Baki lee saat jumpa pers di Jakarta, Rabu (16/Jan/2018).

Busworld Southeast Asia

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Asosiasi Karoseri Indonesia (Askarindo) Sommy Lumadjeng mengungkapkan bahwa pihaknya menyambut baik digelarnya Busworld di Tanah Air. “Saya sangat tertarik dan bersemangat dengan digelarnya Busworld di Indonesia, karena ini merupakan kesempatan kita karena pemerintah saat ini juga menginginkan industri dalam negeri untuk bisa berkembang. Bukan hanya barang-barang dari luar negeri yang masuk ke Indonesia, kalau kita mampu kenapa tidak kita jual ke luar,” ujar Sommy.

Sommy menambahkan bila Askarindo juga tidak mau muluk-muluk harus bisa ekspor ke Eropa atau negara maju lainnya. “Karena negara-negara di sekitar Indonesia ini masih banyak yang membutuhkan. Seperti Bangladesh, Sri Lanka, Malaysia, Brunei Darussalam. Bahkan negara yang cukup jauh dari Indonesia seperti Fiji, Afrika Selatan, Arab Saudi, dan negara-negara di Amerika Selatan itu kami anggap masih bisa menerima produk-produk kami. Sehingga event Busworld ini bisa menjadi pintu masuk kita untuk bisa go to international,” katanya.

Senada dengan Askarindo, Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (Ipomi) pun menyambut positif digelarnya Busworld Southeast Asia di Jakarta. “Kami dari Ipomi mengapresiasi dengan sangat tinggi karena Ipomi terlibat dalam ajang Busworld ini. Dengan diadakannya Busworld di Indonesia ini bagi kami sebagai operator bus di Indonesia, menjadi ajang yang bisa menaikkan gengsi transportasi darat berbasis bus di Indonesia di mata dunia,” kata Kurnia Lesani Adnan, Ketua Pengurus Besar (PB) Ipomi.

Bagi Ipomi, menurut Sani sapaan karibnya, Busworld juga menjadi ajang pusat informasi lebih terhadap apa yang terkandung di dalam body builder Indonesia. “Jadi kami sangat antusias untuk ajang ini agar kita bisa mendapat knowledge dan informasi yang lebih baik dari sourcing parts maupun dari karoseri. Serta knowledge tentang produk baik itu sasis, bodi, mungkin air conditioning, dan parts atau kelengkapan yang ada pada bus tersebut. Karena yang saya lihat di Busworld ini banyak partisipan yang datang dari parts supplier,” ujarnya.

 

Editor: Antonius
Foto: Dok. TruckMagz

 

 



Related Articles

Sponsors

NEW_327X300_

NEW_327X300_

web-banner-327x300 truck

logo-chinatrucks300 327pix