Jimmy Ruslim : Visi Menjadi Perusahaan Terpilih Bagi Pelanggan

02 / 06 / 2016 - in CEO Interview
Jimmy Ruslim_DUNEX

PT Dunia Express Trasindo (Dunex) sebagai perusahaan yang pendapatan terbesarnya diperoleh dari sektor pergudangan, sejak tahun 2013 lalu telah mengubah brand image melalui logo barunya. Hal ini sejalan dengan visi perseroan untuk menjadi yang terbaik sebagai perusahaan logistik yang dipilih oleh pelanggan di pulau Jawa pada tahun 2018.

Guna mewujudkannya Dunex memulai mengembangkan sayap melakukan distribusi sendiri di pulau Jawa, dengan mengusung Dunex sebagai perusahaan terintegrasi dan memiliki reputasi baik. “Kami telah merubah brand image sejak tahun  2013 melalui logo baru. Filosofi logo kami yang sekarang adalah berbentuk mata yang artinya dengan jeli membaca kebutuhan customer. Kemudian  gambar tangan yang bersalaman bermakna kerjasama yang erat antar semua stake holder. Sementara warna biru ke belakang bermakna Dunex dalam melayani dilandasi oleh profesionalisme dan warna panah hijau ke depan yg bermakna pertumbuhan ke depan dalam inovasi,” urai Jimmy Ruslim, Direktur PT Dunia Express Trasindo (Dunex).

Pada awal berdirinya di November 1990, Dunex merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa pergudangan. Namun seiring dengan permintaan pasar kami menambah lini bisnis container depot, trucking dan freight forwarding.

“Untuk mengintegrasikan semuanya dalam satu atap kami membentuk jasa pelayanan logistic services, selain itu kami juga mengembangkan layanan machinery setting dan project cargo. Beragamnya customer Dunex, kami merasa digembleng untuk memahami berbagai kendala customer dan mencari solusinya. Sehingga berbekal pengalaman tersebut maka kami dituntut untuk dapat memberikan jasa pelayanan satu atap yang lebih baik kepada customer,” papar Jimmy.

Jasa logistic services, menurut Jimmy, sudah dilakukan sejak 10 tahun terakhir untuk mengakomodir pelayanan satu atap bagi customer yang membutuhkan berbagai jenis layanan. Logistic service kami juga sudah mendapat pengakuan dari konsumen atas berbagai pencapaian kami terhadap key performance index yang diinginkan customer. “Bisnis kami berkembang sangat signifikan dengan penambahan pergudangan di daerah Karawang Timur seluas 16 hektar dan armada yg terus bertambah setiap tahunnya,” tambah Jimmy.

Selain penambahan aset, lanjut Jimmy, jumlah karyawan Dunex juga meningkat tiga kali lipat dibandingkan sepuluh tahun terakhir, menjadi sekitar 1.300 orang. Selain itu untuk project cargo, Dunex juga pernah dipercaya menangani pembangkit listrik tenaga panas bumi yang terbesar di dunia yang kini beroperasi di Gunung Drajat, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Jimmy tak menampik jika jasa pergudangan dan transportasi yang digelutinya selama ini telah memberi kontribusi besar bagi pendapatan perusahaan. Karena itu lah, lokasi gudang di Jakarta telah diplot di kawasan Sunter, Jakarta Utara karena dianggap sangat strategis dan dekat dengan pelabuhan utama di Ibu Kota serta dekat dengan area perdagangan di dalam kota. “Termasuk juga lokasi gudang di Karawang milik Dunex juga berlokasi strategis bagi para customer industri otomotif  di sekitarnya. Lokasi ini memberi nilai tambah bagi customer karena memiliki potensi untuk menurunkan biaya logistik secara total.”

Sementara untuk layanan trucking, Dunex berusaha menyediakan sebanyak mungkin jenis layanan dan beragam macam jenis truk. Mulai dari container haulage, milk run, distribusi antar kota, JIT delivery, cross docking dan oversize cargo. Selain itu, kami mencoba menerapkan system container hub di Karawang, sehingga kontainer impor untuk customer di daerah tersebut bisa ditarik ke tempat kami. Kemudian didistribusikan kepada customernya, demikian pula sebaliknya untuk ekspor. Cara ini memberikan efisiensi bagi customer terutama untuk membantu mengurangi dwelling time di pelabuhan.

Sebagai perusahaan yang mengusung konsep layanan total logistics solutions, Dunex melihat persaingan bisnis yang cukup ketat dalam industri ini. “Sejauh yang saya amati, sebuah perusahaan dapat menjadi leader of the market dengan tiga cara, yakni memberikan harga yang termurah dan memberikan produk atau jasa dengan teknologi dan fitur terbaik. Kemudian mengetahui kebutuhan customernya dan memberikan produk atau jasa sesuai dengan yang dibutuhkan. Kita berusaha sebisa mungkin memahami kebutuhan customer dengan berbagai cara. Meskipun harus membuat kami untuk read between the lines karena yang sebetulnya dibutuhkan seringkali hanya tersirat, bukan tersurat,” papar Jimmy.

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi
Dunex juga memiliki layanan project and special cargo, yang sejatinya sudah ada sejak awal berdirinya. Layanan ini lebih ditujukan bagi industri-industri yang baru memulai, yang banyak mengimpor mesin-mesin baru dalam kondisi break bulk yang oversize. “Kami diminta untuk melakukan clearance, transport dan setting sampai di titik dimana mesin tersebut akan digunakan termasuk leveling. Jadi yang awalnya dari mesin-mesin yang besar, akhirnya Dunex dipercaya juga untuk menangani bukan hanya mesin, tetapi juga turbin, generator dan lainnya,” kata Jimmy.

Barang terbesar terakhir yang pernah ditangani, menurut Jimmy, adalah generator untuk pembangkit listrik tenaga panas bumi seberat 126 ton ke Garut, Jawa Barat. Dimana pada saat itu Dunex juga baru menyadari bahwa proyek tersebut merupakan pembangkit geothermal terbesar di dunia yang beroperasi pada saat itu. Bisa dibayangkan mengirim barang sebesar itu melalui medan pegunungan yang cukup terjal dan sempit, betul-betul sangat membutuhkan persiapan yang sangat matang.

Proses handling yang dilakukan Dunex untuk layanan project and special cargo saat itu mengandalkan beberapa jenis kendaraan seperti truk multi axle dengan girder-nya, dolly, low bed, low boy termasuk extension.

Total armada yang dimiliki Dunex sat ini sekitar 453 unit yang terdiri dari tractor head, wingbox, car carrier, towing, box engkel, double dan bak terbuka. Untuk perawatan, menurut Jimmy, pihaknya memiliki tim sendiri yang key perfomance indexnya menggalakkan preventive maintenance, dan armada khusus untuk mobile maintenance dimana pun dibutuhkan. Dunex juga menerapkan prosedur P2H (pemeriksaan) setiap kali sebelum truk meninggalkan area pool.

Self Improvement
Jimmy menambahkan bahwa faktor utama yang harus dipertahankan adalah kepercayaan konsumen. Sebab setiap usaha pasti mengalami masalah, yang membedakan mana yang dipercaya dan mana yang tidak adalah tanggung jawab dan self improvement. Oleh karena itu kami selalu mengembangkan rasa tanggung jawab kepada semua karyawan, dan Dunex selalu menekankan improvement. Hal itu pula menjadikan perusahaan berkomitmen untuk selalu menjaga ISO 9001 dan OSHAS 18000, yang mana bukan hanya menjadi sertifikat untuk menjadi penghias dinding. Tapi harus benar-benar memiliki rasa tanggung jawab dan mekanisme continous improvement yang dapat menjadi mind set dalam setiap karyawan.

Dalam berinovasi Dunex sebisa mungkin start small but scale quickly. Artinya mulai dengan hal kecil, meski begitu dalam tahap awal masih perlu dipersiapkan jika permintaannya meledak. Oleh karena itu kita harus bisa dengan segera menambah kapasitas. Satu hal yang paling penting dari pelaksanaan inovasi ataupun investasi adalah check and monitor. Dalam siklus plan do check action seringkali mudah untuk melakukan plan dan do, tapi yang sulit adalah melakukan check, sehingga actionnya terlambat. Maka dalam setiap inovasi dan investasi juga harus dipersiapkan milestone dan Key Perfomance Indexnya. Hal itu Dunex butuhkan sebagai dashboard untuk menentukan investasi dan inovasi dilanjutkan atau tidak.

“Dunex mengutamakan tanggung jawab dan kejujuran dalam berbisnis. Dalam bekerja dan berinovasi, kesalahan adalah sesuatu yang tidak dapat dihindari. Tapi yang membedakan perusahaan bisa bertahan atau tidak adalah bagaimana menyikapi kesalahan ini. Jika kita dapat memberikan tanggung jawab kita dan melakukan perbaikan, maka itulah kunci sukses untuk bertahan. Cara ini pula yang kita terapkan pada para mitra kerja dan pelanggan,” ungkap Jimmy.

Saat ini Dunex mulai merambah ke sektor B to C (Business to Customer). Selama ini Dunex memang baru sebatas menggarap sektor B to B (Business to Business, dan kami melihat bahwa market Business to Customer sebetulnya masih cukup besar untuk digarap. Tapi memang membutuhkan usaha yang lebih agar bisa mengakses market tersebut. Pada sektor pergudangan, Dunex memperkenalkan konsep sewa per pallet per hari. Konsep ini menguntungkan perusahaan yang selama ini harus menyewa ruko untuk menyimpan barangnya, mereka dapat menyimpan barang itu di tempat kami dengan konsep seperti hotel, hanya bayar yang anda pakai.

Kemudian customer tidak perlu menyewa forklift untuk melakukan handling, karena Dunex akan melakukan handling dan memberikan laporan inventory secara harian. Di lokasi yang sangat dekat dari pelabuhan Dunex sedang mengembangkan suatu jenis jasa penyimpanan yang kami sebut sebagai container storage. Bagi yang pernah tinggal di luar negeri konsep ini disebut sebagai garage rental. Dimana kami menyediakan ruang seluas 2×2 dalam kontainer yang sudah kami belah, dan customer dapat menyimpan barangnya sendiri di dalamnya. Kaitannya dengan isu dwelling time yang belakangan ini hangat, kami pun menyediakan lokasi penampungan bagi kontainer yang sudah custom clearance.

Terkait potensi pasar logistik Indonesia, Jimmy melihat potensi di bidang specialized cargo seperti cold chain industries dan dangerous goods. Dunex saat ini memang sedang mempelajari pasar khusus bidang ini. “Sebetulnya dengan berkembangnya Indonesia menjadi negara poros maritim, maka distribusi barang ke daerah pun akan berubah. Dimana saat ini lebih besar mengandalkan transportasi darat, ke depannya transportasi darat akan lebih bersifat short distance. Oleh karena itu sistem hub and spoke di daerah-daerah harus dikembangkan,” jelas Jimmy.

(Diolah dan disarikan berdasarkan wawancara khusus dengan Direktur PT Dunia Express Trasindo, Jimmy Ruslim)

Teks    : Abdul Wachid
Foto    : Giovanni Versandi
Editor : Antonius S



Sponsors

GIIAS Medan Auto Show