Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek Belum Sesuai Harapan

23 / 12 / 2019 - in News

Jalan Tol Layang Jakarta Cikampek sepanjang 36,4 Km belum sepenuhnya bisa mengurai kemacetan sesuai harapan, kendati waktu operasional truk sudah dibatasi. Terbukti dengan masih adanya kemacetan arus mudik saat dimulainya musim liburan akhir tahun pada hari Sabtu 21 Desember 2019.

Traffic Management ala Korlantas dengan pemberlakuan One Way atau Contra Flow secara situasional memang terbukti paling efektif diantara segala pilihan untuk mengurai kemacetan, walaupun suatu kebijakan pasti tidak mungkin dapat memuaskan semua orang.

Kemacetan disebabkan besarnya pertambahan jumlah populasi kendaraan bermotor tiap tahunnya dan tumbuhnya pekonomian di Indonesia. Hal itu didukung pula dengan keberadaan jalan tol trans Jawa yang terbukti memperlancar konektivitas antar kota.

Masyarakat Indonesia sudah lebih mantap dan banyak memiliki uang saat ini dan kendaraan pribadi tetap menjadi primadona utama sebagai pilihan untuk berlibur, karena faktor fleksibilitas dan gengsi. Sebagian besar masyarakat Indonesia belum terbiasa berlibur secara terencana, sehingga mereka masih enggan bepergian menggunakan kendaraan umum yang sudah terjadwal.

Disamping itu juga masih ada mindset, jika mudik ke kampung menggunakan kendaraan pribadi, rasanya kan lebih keren daripada kendaraan umum. Dalam hal ini pemerintah perlu lebih gencar mensosialisasikan trend bergengsi menggunakan kendaraan umum yang bersih, aman dan terkesan modern.

Sebenarnya transportasi umum di setiap kota sudah baik, terbukti dengan adanya sarana pengangkutan dalam kota dimana-mana, namun untuk mencapai beberapa lokasi wisata yang jauh dari kota memang masih agak sulit jika menggunakan kendaraan umum yang tidak pasti.

Oleh

BAMBANG WIDJANARKO
Wakil Ketua APTRINDO JATENG

Editor : Sigit A



Sponsors

 

 

 

logo-chinatrucks300 327pix