Kapal Roro Jadi Pilihan Jika Tarif Lebih Murah

12 / 06 / 2017 - in Berita

Supply Chain Indonesia (SCI) mengapresiasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dalam pengembangan program-program peningkatan konektivitas maritim, termasuk pengoperasian feri jarak jauh. Direncanakan sebelum Lebaran Kemenhub akan mengeluarkan izin operasional feri jarak jauh rute Jakarta-Surabaya yang akan dioperasikan PT ASDP Indonesia Ferry.

Pada tahap awal, perusahaan BUMN tersebut akan mengoperasikan KMP Port Link 3 berkapasitas 1.500 penumpang, 40 unit bus dan truk, serta 100 unit kendraan pribadi. Selanjutnya, ASDP akan menggunakan kapal dengan spesifikasi yang lebih sesuai dengan kapasitas minimal 200 unit truk. Untuk rencana pengoperasian feri jarak jauh tersebut, pemerintah rencananya akan memberikan subsidi tarif sampai mencapai nilai keekonomian, atau paling lama sekitar 2 tahun.

“Pemberian izin operasional feri jarak jauh kepada PT ASDP Indonesia Ferry sangat tepat, karena kepemilikan armada dan fasilitas serta kompetensinya. Berdasarkan catatan SCI, perusahaan tersebut memiliki sekitar 135 unit armada kapal jenis roll on-roll off (roro) dan melayani penyeberangan di 180 lintasan, dengan 135 kapal komersial dan perintis sampai dengan tahun 2015,” kata Setijadi, Ketua SCI.

Menurut Setijadi, pengoperasian feri jarak jauh untuk pengangkutan barang akan memberikan manfaat bagi banyak pihak. Waktu tempuh Jakarta-Surabaya melalui jalan raya sekitar 3 hari akan lebih singkat menjadi sekitar 1 hari dengan kapal feri. Selain dari biaya supir dan biaya tol, penghematan akan diperoleh dari penurunan biaya bahan bakar dan biaya pemeliharaan armada yang pada saat ini, berturut-turut, sekitar 29%-32% dan 12% dari total biaya truk. Manfaat lainnya adalah penurunan risiko kecelakaan dan keamanan di jalan.

“Kapal feri akan dipilih jika biaya yang ditawarkan lebih murah daripada biaya operasional truk melalui jalan raya. Kecepatan dan kepastian waktu pengiriman barang yang lebih baik akan menurunkan biaya logistik industri manufaktur karena pengelolaan persediaan yang lebih efisen. Pengalihan sebagian truk pengangkutan barang dari jalan ke kapal feri akan menurunkan tingkat kerusakan jalan. Penghematan biaya pemeliharaan jalan dapat dimanfaatkan untuk pengembangan infrastruktu,” ungkap Setijadi.

 

Teks: Abdul
Editor: Antonius
Foto: Istimewa



Related Articles

Sponsors

 

logo-chinatrucks300 327pix