Kemenhub akan Menindak Truk Overload di Jalan Tol

26 / 06 / 2018 - in Berita

Upaya menekan praktik muatan berlebih (overload) pada angkutan barang di jalan tol akan dilakukan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dalam waktu dekat. Kemenhub telah berkoordinasi dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) untuk mengaktifkan jembatan timbang di beberapa ruas tol di wilayah Jakarta dan Bekasi.

Uji coba jembatan timbang akan dilakukan di Tol Jakarta-Cikampek, Tol Tanjung Priok, dan Tol Jakarta-Merak. Penindakan praktik overload ini akan dimulai pada Agustus mendatang. “Kalau ada kelebihan muatan sampai 100 persen, barang-barangnya akan diturunkan saat itu juga,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi di Jakarta, Senin (25/Juni/2018).

Budi mengatakan, jembatan timbang akan diposisikan pada pintu masuk tol dari jalan arteri serta di rest area. Ia menambahkan, selama ini banyak truk overload yang menghindar dan masuk ke jalan tol. Kemenhub mencatat hanya ada 40 jembatan timbang di jalan arteri. Sehingga dianggap perlu penegakan hukum terkait angkutan barang dengan muatan berlebih di jalur bebas hambatan.

Kemenhub berharap dengan mengaktifkan jembatan timbang di beberapa ruas tol di Jakarta dan Bekasi ini dapat mengurangi kemacetan. Berdasarkan data Kemenhub, tingkat overload saat ini hampir mencapai 90 persen dan pertumbuhan overloading biasanya dari Tanjung Priok, Jakarta.

“Untuk itu kami akan uji coba jembatang timbang di jalan tol, dengan harapan truk bisa melaju lebih cepat di jalan tol. Sehingga kemacetan bisa berkurang dan bisa mengurangi biaya preservasi jalan karena umur jalan semakin lama,” katanya.

 

Editor: Antonius
Ilustrasi: Dok. TruckMagz



Related Articles

Sponsors

logo-chinatrucks300 327pix