Mercedes-Benz Axor - Start of Production 2017

Luncurkan Axor, Mercedes-Benz Tetapkan Standar Baru

29 / 08 / 2017 - in News
Axor

Mercedez-Benz Indonesia merayakan pencapaian strategis untuk bisnis kendaraan komersial dengan diluncurkannya truk heavy-duty Mercedes-Benz pertama di pabrik perakitan Wanaherang Bogor (29/Agustus). Mercedes-Benz Axor 2528 C merupakan tipe pertama dari serangkaian truk yang akan terus memperluas portofolio produk Mercedes-Benz di segmen heavy-duty.

Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Industri Kemenko Perekonomian Edy Putra Irawadi mengatakan, acara ini dalam konteks upaya kita sebagai bangsa yang sedang ingin melaksanakan percepatan pembangunan melalui penguasaan teknologi melalui kerja sama dengan bangsa-bangsa lain, maka acara pada hari ini adalah momen istimewa, sangat penting secara simbolis. “Kami mengapresiasi pihak PT Mercedes-Benz Indonesia, yang akan segera meluncurkan produk truk yang dirakit di Wanaherang Gunung Putri Bogor,” kata Edy dalam sambutannya.

Mobilisasi kegiatan ekonomi masyarakat sangat membutuhkan peningkatan supply otomotif dan lebih dari itu sektor otomotif berperan penting dalam pembangunan ekonomi, karena pertumbuhan industri otomotif yang tinggi, serapan tenaga kerja yang banyak, dan mengkontribusi pajak dan penerimaan negara yang besar.

Permasalahan-permasalahan yang dihadapi industri dalam negeri dalam mengembangkan dirinya adalah sebagai berikut: (i) Infrastruktur yang masih belum memadai (jalan, pelabuhan, air, dll.); (ii) Pasokan energi tidak tersedia dengan cukup; (iii) Kompetensi sumber daya manusia yang masih kurang; (iv) Bahan baku dan komponen sebagian masih tergantung impor; (v) Permesinan relatif sudah tua, sehingga tidak efisien dan  produktivitas rendah.

“Pemerintah telah mengeluarkan Paket Kebijakan Ekonomi I sampai dengan XV yang merupakan respons Pemerintah untuk mendorong kegiatan ekonomi, khususnya peningkatan daya saing industri dan memperkuat struktur ekonomi nasional. Beberapa hasil kebijakan deregulasi ekonomi, antara lain Pusat Logistik Berikat (PLB), pemberian insentif fiskal (Tax Allowance dan Tax Holiday), pengembangan dan penyebaran Industri melalui Kawasan Industri dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Inland FTA, perubahan Daftar Negatif Investasi (DNI) yang lebih terbuka, kebijakan kemudahan berusaha di Indonesia (Ease of Doing Business/EoDB), dan yang paling baru adalah kebijakan Peta Jalan e-Commerce,” kata Edy.

Indonesia sebagai koordinator sektor Industri Otomotif dalam kerjasama ekonomi ASEAN  belum maksimal memanfaatkan posisinya untuk menjadi leading dan pelopor industri otomotif, karena berbagai sebab termasuk dukungan industri dalam negeri yang belum berkembang.

Daimler AG (Aktiengesellschaft) sebagai induk perusahaan Mercedes-Benz di Jerman, telah melakukan investasi sebesar lebih dari Rp 350 miliar yang sudah ditanamkan di pabrik Mercedes-Benz yang Wanaherang, Bogor yang telah dibangun sejak tahun 1978 dan menempati lahan seluas 42 hektar.

“Investasi tersebut sebagai bentuk kepercayaan yang besar terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Dengan lokal content yang ditargetkan mencapai lebih dari 30% serta kemampuan kapasitas produksi truk di pabrik Wanaherang hingga 4.500 unit setiap tahunnya, Mercedes-Benz akan membuka lebih dari 300 lapangan kerja untuk masyarakat sekitar,” lanjut Edy.

Pelanggan Indonesia melihat investasi jangka panjang saat mempertimbangkan untuk membeli truk. Dengan kondisi jalan Indonesia saat ini, mereka juga memiliki kepedulian terhadap kualitas dan daya tahan produk. Untuk mengakomodasi kebutuhan pasar tersebut, kualitas dan daya tahan produk menjadi dua aspek penting yang dijunjung truk Mercedes-Benz.

Sehubungan dengan rencana pemerintah Indonesia untuk menggenjot produksi otomotif lokal dengan target produksi 2,5 juta unit di tahun 2020, tersedianya truk-truk dengan teknologi dan kualitas standar Jerman ini pun akan turut membantu dalam perencanaan pembangunan infrastruktur lebih lanjut di Indonesia.

Axor

“Hari ini Mercedes-Benz merealisasikan komitmen tersebut dengan meluncurkan Axor 2528 C akan menjadi truk pertama Mercedes-Benz yang dirakit di pabrik Wanaherang, Bogor. Mari kita menjadikan momentum hari ini sebagai awal kerja sama yang lebih jauh ke depan, dan tentunya kita mengharapkan dapat terus membantu Indonesia dalam meningkatkan penguasaan teknologi rakyatnya,” kata Edy.

Dengan direalisasikannya produksi truk Merceds Benz menjadi sinyal postif bagi investor untuk tidak ragu berinvestasi di Indonesia. Kemudahan  berinvestasi di Indonesia tentu harus berjalan seiring dengan hasil-hasil yang dapat dicapai, antara lain keberhasilan dalam proses alih teknologi dan penciptaan lapangan kerja bagi lebih banyak orang.

“Pemerintah berkomitmen dan bersungguh-sungguh terus berusaha menciptakan iklim investasi yang kondusif dan diharapkan Mercedes Benz dapat memanfaatkan investment grade serta dapat menyerap tenaga kerja, sehingga mampu mendorong roda perekonomian Indonesia. Berbagai kebijakan di atas tentu akan menambah penjualan selama Mercedes Benz di Indonesia menjadi alat transportasi masyarakat dan produksi otomotif kebanggaan Indonesia dan Jerman,” tutupnya.

Sementara itu, CEO Daimler Commercial Vehicles Indonesia, Markus Villinger menyampaikan, “Produksi truk baru ini menggarisbawahi komitmen kami untuk Indonesia dengan tingkat lokalisasi produk yang substansial. Produk-produk kami dibuat di Indonesia dan untuk Indonesia dengan dukungan dari pabrik-pabrik Daimler dan basis pemasok lokal yang kuat di Indonesia.”

Markus Villinger menambahkan, mereka akan fokus dalam memberikan kualitas dan layanan yang dapat diandalkan kepada pelanggan dengan menawarkan harga yang bersaing. “Tujuan kami jelas, kami ingin menetapkan standar baru dalam transportasi dan bisnis komersial, sama seperti yang kami miliki di belahan dunia lainnya. Kami akan memberikan Anda portofolio truk lengkap yang diluncurkan dari tempat kami,” katanya.

Dalam acara Start of Production 2017 tersebut, hadir pula Direktur Jenderal Periundustrian I Gusti Putu Suryawirawan, dan Kay-Wolf Ahlden selaku Head of Daimler Commercial Vehicles’ Regional Center for South East Asia.

 

Teks: Ratna Hidayati
Editor: Antonius
Foto: Pebri



Related Articles

Sponsors

TruckMagz Konstruksi Indonesia

TruckMagz Transport, Logistics & Maritime

GIIAS TruckMagz 2017