Pentingnya Wheel Alignment

11 / 02 / 2016 - in Ask The Expert
Pentingnya Wheel Alignment

Apakah pernah bertanya-tanya kapada mekanik bengkel, keuntungan wheel alignment selain membuat ban depan lebih tahan lama atau mengurangi steering yang berat? Jawaban itu coba dibeberkan oleh Moch. Kosasih, Workshop Head PT Hino Catur Kokoh Mobil Nasional apa alasan pemilik kendaraan untuk wheel alignment.

Sebab pertama adalah keausan pada ban. “Ban adalah fast moving spare part yang mahal di hampir seluruh kendaraan apalagi truk yang jelas membawa muatan. Jika ban tidak diperhatikan maka akan muncul problem biaya yang membengkak” terangnya.

Alasan kedua yang paling penting dalam menyelaraskan ban depan adalah untuk mengurangi penyimpangan sistem kemudi, beban ketika berbelok, serta meningkatkan kemampuan cengkraman truk ke medan jalan. Namun, ada alasan penting ketiga kenapa menjaga  keselarasan ban depan harus dilakukan. Penggunaan bahan bakar yang tidak ekonomis dipengaruhi oleh ban tidak selaras.

“Seperti yang kita ketahui bersama, truk diesel menggunakan teknologi pendorong yang berasal dari roda belakang. Tenaga penggerak berasal dari bagian belakang truk. Seperti halnya nya truk dengan penggerak belakang, ban depan jelas menerima sejumlah gerakan bergulir yang continue antara permukaan ban dan jalan. Inilah yang menyebabkan apa itu “drag.” atau orang awam memahami bagian luar ban terseret karena roda tidak selaras” tambahnya.

Lazimnya truk yang bergerak kedepan, drag membuat ban bergerak kearah yang berbeda. Sebenarnya gerakan ini masih dalam kondisi normal jika masih dalam angka toleransi dari pabrikan. Dengan demikian, ketika kendaraan dalam keadaan statis atau tidak bergerak, ban depan yang selaras adalah jarak normal sisi depan lebih sempit dari pada belakang. “Memang seperti ini, setelah truk diiisi muatan barulah posisi ban depan akan sejajar” jelas Kosasih.

Jika settingan toe ban tidak benar ini akan menyebabkan naiknya dua poin biaya operasional: pertama, penurunan usia ban, dan kedua penurunan efisiensi bahan bakar. Jika hal tersebut dibiarkan saja, pemilik kendaraan akan mengalami pembengkakan biaya. “Memang besarnya biaya tergantung pada ukuran ban dan beban truk, dengan ban yang tidak selaras usia ban bisa berkurang setangah dari usia normal. Begitupun juga dengan konsumsi bahan bakar bisa semakin pendek hingga satu kilometer perliternya “ terangnya

Sebab kedua yang akan meningkatkan keausan ban dan menurunkan efisiensi bahan bakar ban adalah camber. Camber adalah kemiringan ban dalam bidang vertikal. Jika bagian paling atas ban lebih panjang dari sisi bawah, maka kondisi ban disebut camber positif. Jika bagian atas ban lebih pendek dari sisi bawah disebut camber negatif.

Kebanyakan truk-truk besar menggunakan pengaturan camber positif, biasanya kurang dari 1 °. Camber yang stabil mampu mendistribusikan beban truk di dua bantalan roda dan membantu dalam menjaga kestabilan truk. Jarak camber yang kurang atau berlebihan akan menggeser beban ke salah satu sisi ban dan mengakibatkan ketidakseimbangan.

Teks dan Foto : Sigit A



Sponsors

TruckMagz Konstruksi Indonesia

TruckMagz Transport, Logistics & Maritime

GIIAS TruckMagz 2017