OtoBus

Suroboyo Bus Sukses Layani Masyarakat Kota Pahlawan

17 / 05 / 2018 - in News

Pemerintah Kota Surabaya bulan kemarin secara resmi mengoperasikan Suroboyo Bus yang diklai lebih nyaman dibandingkan bus umum. Hal unik dari transportasi massal adalah tiket kendaraan yang menggunakan limbah plastik. Calon penumpang harus membawa kemasan air mineral dengan ketentuan 5 botol ukuran tanggung atau 3 botol besar atau 10 gelas air mineral untuk mendapatkan satu tiket.

Bus Suroboyo beroperasi mulai dari Terminal Purabaya hingga Halte Rajawali, begitu pula sebaliknya dari Halte Rajawali menuju terminal Purabaya. Bus beroperasi mulai pukul 06.00 WIB hingga 22.00 WIB. Bus Suroboyo berkapasitas 67 orang ini menggunakan pewarnaan berbeda untuk penumpang khusus perempuan, ibu hamil, lansia, dan umum. Pada bagian depan berwarna merah muda untuk penumpang wanita sedangkan bagian belakang berwarna orange untuk penumpang pria. Bagian dalam Bus Suroboyo dilengkapi dengan 12 kamera CCTV dan 3 kamera CCTV di luar. Bus dengan lebar 2,4 meter dan panjang 12 meter dilengkapi tombol darurat jika terjadi kebakaran atau kecelakaan.

Tundjung Iswandaru Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kota Surabaya memberika update terkini Bus Suroboyo “Alhamdulillah respon masyarakat bagus. Sejak resmi beroperasi penumpang semakin meningkat. Tetapi kami belum bisa menyatakan itu pertumbuhan yang cukup bagus karena masih bercampur penumpang umum dengan penumpang rekreasi. Di hari-hari tertentu banyak dijumpai anak-anak kecil dan guru pendampingnya. Kira-kira 60 persen penumpang umum dan 40 persen penumpang rekreasi,” jelasnya.

Tundjung menambahkan, dari 8 armada bus pihaknya mempersiapkan 6 unit digunakan reguler dan 2 unit bis sebagai cadangan. “Penambahan armada akan kami nilai dari respon masyarakat. Dari generate perjalanan dan melihat potensi penumpang. Salah satunya dengan penyediaan transportasinya dulu. Dengan transpotasi yang handal, kami optimis penumpang akan mengikut. Pasti kedepan akan perlu koridor lain yang kami kembangkan. Sampai sekarang kami masih evaluasi. Jika dirasa memerlukan tambahan pasti akan kami berikan,” tambahnya.

Perihal prediksi pembukaan koridor Suroboyo Bus, Tundjung membeberkan bahwa bisa jadi ada pengembangan koridor. “Bisa arah ke Diponegoro atau sampai dengan Pelabuhan Tanjung Perak. Atau juga kearah barat sampai Citraland. Pada saat itu berjalan kami akan membuat hub-hub terlebih dahulu. Bisa berupa terminal atau shelter atau halte. Nanti kedepan akan ada yang berfungsi sebagai hub untuk pindah ketempat lain. Dan ada yang tidak berfungsi sebagai hub atau tidak connecting,” ungkapnya.

Tundjung mengajak segenap masyarakat Kota Surabaya untuk menggunakan angkutan massal yang ada. Dengan begitu kemacetan lalu lintas bisa dikurangi sekaligus mereduksi tingkat kecelakaan di jalan.

Teks dan foto : Sigit A



Related Articles

Sponsors

 

 

 

logo-chinatrucks300 327pix