Tahun 2019, Kemenhub Siapkan Dua Program Atasi ODOL

20 / 07 / 2018 - in Berita

Kementerian Perhubungan pada tahun 2019 memiliki beberapa program strategis guna mengurangi pelanggaran over dimensi dan over load (ODOL). Pada tahun depan ditargetkan pengoperasian jembatan timbang sebanyak 92 titik dari yang sebelumnya hanya 42 titik. Kementerian Perhubungan juga akan melakukan operasi khusus selama sebulan sebagai sarana sosialisasi sekaligus melakukan penindakan.

“ Kita juga sedang menyiapkan dari sisi petugas terutama untuk melakukan penyidikan terhadap truk overdimensi. Ditambah penerapan bertahap bukti Lulus Uji Berkala dalam bentuk smart card untuk menghindari penggandaan maupun tindak pidana pemalsuan yang saat ini berlaku. Target efektif pelaksanaan per tanggal 1 Januari 2019,” terang Budi Setiyadi, Direktur Jenderal Perhubungan beberpa waktu lalu.

Terkait masalah jembatan timbang , Budi mengakui selama ini tidak maksimalnya jembatan timbang karena di beberapa daerah digunakan sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Bahkan ada daerah yang menargetkan pendapatan tertentu. “Dari situ fungsinya sudah melengceng dan melahirkan pungutan liar. Maka dari itu pemerintah mengambil alih semua jembatan timbang yang ada,”tambahnya.

Diketahui Kementerian Perhubungan telah memastikan pada 1 Agustus 2018 akan menindak muatan berlebih dan overdimensi. Tidak ada lagi batas waktu tambahan yang diberikan mengingat pihak Kementerian Perhubungan mengklaim telah melakukan sosialisasi beberapa bulan terakhir. Beberapa sanksi yang berbentuk denda akan diterapkan mulai dari Rp.500 ribu sampai dengan Rp.25 juta.

Teks: Abdul

Foto: Dirjen Hubdat

 



Sponsors

 

logo-chinatrucks300 327pix