Target Lima Besar Logistik Indonesia

28 / 07 / 2015 - in CEO Interview
c_3

CV Toval Trans Logistik 

Saat putus asa, ia berniat menjual ginjalnya. Bisnis trucking yang dirintisnya karut-marut. Tapi Tuhan berkehendak lain. Saat tak tahu harus berbuat apa, ia seperti mendapat petunjuk. Ia pun bangkit dan membangkitkan lagi usahanya yang sempat terpuruk. Kini, armadanya sudah mencapai lebih kurang 120 unit dengan 12 klien tetap yang ditangani. Cita-citanya adalah masuk dalam lima besar perusahaan logistik di Indonesia.

Awal tahun 1990-an merupakan cikal bakal berkembangnya Cikarang sebagai kawasan industri penopang aktivitas ekonomi di Ibu Kota. Cikarang sejak awal dipersiapkan secara matang untuk dijadikan suatu kawasan industri di wilayah timur Jakarta. Sejak saat itu berdiri beberapa kawasan industri seperti Jababeka, Delta Silicon, EJIP, Hyundai, dan MM2100.

Beberapa pabrik yang didirikan dalam kawasan industri Cikarang di antaranya industri makanan, elektronik, konstruksi bangunan, otomotif, dan lain-lain. Dengan makin pesatnya perkembangan industri di wilayah ini, Cikarang bisa dianggap sebagai primadona bagi investor mancanegara yang bergelut di bidang produksi barang.

Sebagai penunjang alur distribusi, sekitar 200 hektare di kawasan Jababeka digunakan untuk pendirian dry port yang dinamakan Cikarang Dry Port. Cikarang Dry Port menawarkan layanan satu atap untuk penanganan kargo serta solusi logistik untuk ekspor dan impor internasional, demikian pula untuk distribusi domestik.

Tingginya pertumbuhan kawasan industri di Cikarang memang turut memberi angin segar bagi pelaku industri lain, salah satunya jasa angkutan barang. CV Toval Trans Logistic menjadi satu dari puluhan perusahaan angkutan barang yang turut menyuplai jasanya di kawasan industri Cikarang. Perusahaan yang berdiri lima tahun lalu ini sekarang memiliki 12 klien dengan rata-rata muatan barangnya adalah consumer good.

Tingkat persaingan sesama transportir di kawasan industri Cikarang cukup ketat. Gambarannya, satu perusahaan angkutan barang minimal bersaing dengan lima sesama perusahaan angkutan barang lainnya. “Sekali pun persaingan yang ketat, permintaan jasa masih sangat tinggi. Karena jumlah produksi barang pada masing-masing industri terus tumbuh. Apalagi beberapa tahun terakhir banyak pabrik-pabrik baru dibangun,” kata Valdy Ashab Firdausi, Direktur Utama CV Toval Trans Logistic. Terbukti, perusahaannya hingga saat ini memiliki sekitar 12 pelanggan.

Meski telah memiliki cukup banyak pelanggan tak lantas membuat perusahaan yang berawal bisnis pengiriman barang kiloan ini puas. Bagi Valdy, perusahaannya tidak terlalu menggantungkan perputaran bisnisnya terhadap pelanggan yang sudah mempercayainya, apalagi jika hanya bergantung dengan satu pengguna jasa. “Dulu kesalahan saya salah satunya hanya berpegang pada satu klien,” jelasnya.

Diakui Valdy, ketika perusahaannya hanya bergantung pada satu pelanggan maka bisnis transportasi yang digelutinya akan sangat terpengaruh dengan naik turun bisnis pelanggannya itu sendiri. Konsekuensi jika hanya bergantung dengan satu klien akan merugikan perusahaan. Sebab, ketika hanya memiliki satu klien akan ada banyak truk yang menganggur dan tidak produktif.

Omzet Naik 20 Persen per Tahun 

Pada awalnya, selama tiga tahun ia hanya bisa menambah 20 truk. Saat ini Toval Trans telah memilki 120-an unit armada. Valdy mengatakan, Toval Trans bahkan telah menjadi perusahaan transportasi dengan armada wing box terbaik di Cikarang. Data kualitas layanan jasa ini justru dikeluarkan oleh konsumennya sendiri. “Kepercayaan konsumen selalu saya pegang,” ujar Valdy. Berawal dari kepercayaan inilah Toval Trans mendapat kepercayaan dari salah satu perbankan syariah untuk permodalan.

Setiap perusahaan memiliki resep rahasianya masing-masing untuk bisa sukses di bisnis yang digeluti. Bagi Toval Trans amanah adalah kunci kesuksesan dalam menjalankan bisnis angkutan barang. Kepercayaan konsumen merupakan hal paling penting bagi perusahaan, sebab bisnis trucking adalah bisnis yang berlandaskan kepercayaan. ”Dengan modal amanah omzet kami alhamdulillah setiap tahun tumbuh rata-rata 20 persen,” papar bapak dari dua anak ini.

Demi memuaskan konsumennya, Valdy bahkan tak segan mengeluarkan dana lebih untuk menambah uang jalan supirnya agar membawa barang milik konsumen lebih cepat ke tujuan. “Kepuasan konsumen menjadi hal yang sangat penting, karena itu saya tidak masalah keluar uang sedikit lebih banyak selama konsumen puas,” jelasnya. Bagi Valdy, faktor utama yang dapat memuaskan kliennya adalah good price dan good service. Faktor inilah yang sangat dipegang dan dijaga Toval Trans. “Kalau pelanggan minta truk mendadak, bagaimana caranya satu malam kami carikan truknya,” ujarnya sambil tertawa.

Karena itu, agar tercipta sinergi perusahaan yang berorientasi pada kepuasan konsumen, Toval Trans selalu memperhatikan kebutuhan para karyawannya. Hal ini perlu dilakukan karena Toval Trans berprinsip bahwa dengan memberikan berbagai kebutuhan karyawannya, akan membuat mereka merasa nyaman dan rasa memiliki perusahaan sehingga mampu meningkatkan produktivitas karyawan, salah satunya sopir. “Kalau sopir kantongnya sudah terpenuhi anaknya kami bantu sekolahkan, mereka merasa nyaman kerja sama kami,” katanya.

Wujud perhatian Toval Trans terhadap karyawannya, salah satunya memberikan tunjangan prestasi bagi anak-anak karyawannya yang berprestasi. Setiap anak masing-masing karyawan termasuk anak sopir yang berhasil meraih ranking 1-5 akan diberi tunjangan.

Kesejahteraan karyawan dan supir memang menjadi salah satu poin penting bagi Toval Trans dalam menjalankan angkutan barang. Terutama sopir, sebab Toval Trans berprinsip bahwa kesejahteraan para supir adalah yang utama, bukan malah mengutamakan perawatan truk. “Kalo truk kita rawat tapi sopir tidak kita perhatikan, saya yakin nggak lama itu truk rusak. Tapi, kalau sopir kita perhatikan, saya yakin truk bakal terawat terus, soalnya mereka rawat baik-baik truknya,” tambah Valdy.

“Kecebur” Akhirnya Mujur

“Kecebur”, itulah kalimat pertama yang keluar dari mulut Valdy ketika TruckMagz menanyakan sejarah berdirinya Toval Trans. Berawal dari bisnis pengiriman barang semasa kuliah penghobi mancing ini memulai bisnis truknya dari tiga truk wing box. Toval Trans pada awalnya memang berdiri dari hasil kerja sama dua orang, yaitu Toto dan Valdy, sehingga berdirilah CV Toval Trans Logistic dari singkatan kedua nama itu. Dengan pembagian tugas Toto sebagai bagian operasional dan Valdy sebagai investor (pemilik).

Banyak pengorbanan yang dilewati Valdy saat menjalankan bisnisnya, saat itu terpaksa meninggalkan kuliah strata satunya di Universitas Bina Nusantara Jurusan Ekonomi Akuntansi. “Udah nggak ada waktu lagi memikirkan kuliah, mengurus bisnis sama sopir sudah bikin pusing benar,” ungkap Valdy sambil tertawa lepas.

Merintis usaha sejak tahun 2007, banyak permasalahan dan tantangan yang harus CV Toval Trans Logistic lewati. Seperti uang jalan yang ternyata dua kali lipat di atas perkiraan awal sebelum mendirikan usaha, serta kelimpungan saat kliennya mengalami penurunan profit. Valdy mengaku, salah satu kesalahan yang pernah ia lakukan selama memulai bisnis adalah dia terlalu percaya dengan orang lain. Akibatnya, karena terlalu memercayakan segala perhitungan operasional pada temannya, Valdy mengalami kerugian karena harus menambah uang jalan lebih daripada seharusnya.

Hingga pada saat titik terendah, pria berusia 28 tahun ini bahkan sempat berpikir untuk menjual ginjalnya untuk menutupi kerugian perusahaan. “Mau jual ginjal itu adalah titik terendah dalam hidup saya, sampai putus asa saya saat itu. Bertobat dan kembali menjalankan kewajiban sebagai muslim membuat saya dapat berpikir jernih dan seperti menemukan hidayah untuk memecahkan segala permasalahan saya,” kenangnya.

Kini, masa-masa sulit Valdy dan bisnisnya telah usai. Perlahan namun pasti Toval Trans terus tumbuh berserta target dan visi barunya. “Ke depannya Toval Trans akan memiliki pergudangan sendiri. Bulan April 2015 ini kami membuka cabang Toval Trans akan mulai beroperasi di Surabaya. Selebihnya kami ingin ke depan menjadi masuk lima besar perusahaan logistik terbesar di Indonesia,” tutupnya.

Teks: Abdul Wachid & Bayu Yoga Dinata

Foto: Bayu Yoga Dinata



Sponsors

GIIAS Medan Auto Show