Truk Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas dari Aptrindo

11 / 02 / 2017 - in Berita

Truk Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas

Dalam rangka meningkatkan keselamatan dan profesionalisme sopir angkutan barang selama di jalan, Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) menjawab tantangan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui acara bertajuk Truk Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas. Acara hasil kerjasama Kemenhub, Jakarta International Container Terminal (JICT) dan Aptrindo ini rencananya akan dihelat di JICT Tanjung Priok, Jakarta Utara pada 6 Maret 2017 mendatang.

Wakil Ketua Umum DPP Aptrindo Bidang Distribusi dan Logistik Kyatmaja Lookman mengatakan kesanggupan Aptrindo menerima tantangan dari Kemenhub ini merupakan bentuk komitmen Aptrindo untuk berkontribusi terhadap keselamatan lalulintas di jalan. Menurutnya, melalui deklarasi ini, anggota-anggota yang tergabung di dalam Aptrindo akan lebih berkomitmen meningkatkan profesionalitas sopir dalam bekerja.

”Kegiatan Truk Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas ini merupakan penugasan dari pemerintah dan menjadi tantangan buat Aptrindo. Kami akan maksimalkan acara. Rencananya acara ini diagendakan untuk sopir dan pengusaha angkutan. Ada 100 orang pengusaha angkutan, dengan 300 sopir dan 200 orang rombongan dari kementerian,” katanya.

Kyatmaja mengatakan, hal yang paling penting dilakukan untuk ikut berpartisipasi menyelenggarakan keamanan di jalan adalah dengan meningkatkan profesionalitas sopir. Karena, menurut dia, selama ini banyak orang menganggap profesi sopir adalah pilihan terakhir ketika tidak mampu kuliah dan bekerja.

”Sopir-sopir kita ini rata-rata tidak berpendidikan tinggi dan rata-rata hanya lulusan SMP-SMA. Jadi pekerjaan rumah Aptrindo adalah meningkatkan profesionalitas mereka. Kalau sopir tetap seperti itu, karena tanpa sopir tidak akan ada perusahaan angkutan. Jadi kami menitik beratkan hal ini,” ujarnya.

Selain menerima tantangan Kementerian Perhubungan untuk menjadikan truk sebagai pelopor keselamatan berlalulitas, komitmen Aptrindo meningkatkan profesionalitas sopir juga diwujudkan dengan jalan mendirikan LSP bersama dengan beberapa asosiasi logistik untuk menyelenggarakan sertifikasi profesi sopir.

”Di dalam asosiasi ini juga memiliki fokus untuk meningkatkan SDM sopir. Selama ini peningkatan SDM sopir dianggap sebagai beban oleh pengusaha angkutan. Kami mencoba, berusaha melakukan pendekatan ke pemerintah untuk barangkali mendapatkan bantuan sertifikasi gratis untuk membantu, karena usaha angkutan saat ini sedang mengalami paceklik,” ujarnya.

 

Teks: Citra
Editor: Antonius
Ilustrasi: Aptrindo



Related Articles

Sponsors

 

 

logo-chinatrucks300 327pix