Wagub Jabar Ajak Komunitas Sopir Elf Melek Bahaya Covid-19

18 / 12 / 2020 - in Berita

Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar), Uu Ruzhanul Ulum meminta pengusaha dan sopir Isuzu Elf yang tergabung dalam Komunitas Driver Elf Mania Indonesia (KDEMI) untuk meningkatkan pelayanannya terutama saat pandemi Covid-19.

Menurut Kang Uu sapaannya, pelayanan yang prima dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan menjadi penting saat ini, untuk menjaga agar seluruh pihak tetap dalam kondisi sehat. Hal itu disampaikan Kang Uu saat sarasehan dengan KDEMI di area Wisata Batu Mahpar, Desa Linggawangi, Kecamatan Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (13/12).

Menurutnya, para sopir termasuk pemilik kendaraan Elf yang tergabung dalam KDEMI memiliki peranan penting menjaga keselamatan warga, sehingga dibutuhkan kendaraan laik jalan untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

Kang Uu mengatakan bahwa kelaikan kendaraan bukan dilihat dari tahun produksinya, melainkan dari sisi perawatannya meski umur kendaraan sudah terbilang tua.

Pada situasi pandemi saat ini, Kang Uu mengingatkan pemilik truk Isuzu Elf untuk selalu mengecek seluruh perlengkapan pendukung protokol kesehatan Covid-19. Yaitu masker, hand sanitizer, sarung tangan medis, atau sekadar tisu basah atau kering.

“Tetap semaksimal mungkin menerapkan protokol kesehatan dan pola hidup bersih dan sehat,” ujar dia.

Sosok yang juga Panglima Santri Jabar ini menambahkan bahwa kehadiran Elf sangat signifikan bagi pergerakan ekonomi Jabar, tidak hanya di wilayah priangan tapi pantura dan kawasan lain.

“Sejak dulu elf dimanfaatkan masyarakat sebagai angkutan umum. Mengantarkan pergerakan orang dan barang dari satu wilayah ke wilayah lain. Sumbangsihnya terhadap laju pertumbuhan ekonomi sangat besar,” kata Kang Uu.

Ia juga mengimbau para sopir Elf untuk meningkatkan pengetahuan keselamatan berkendara, serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan tidak ugal-ugalan saat mengemudi. Termasuk menambah pengetahuan mengenai bahaya Covid-19 dan cara pencegahannya.

“Saya senang mobil elf begitu menarik dengan warna-warni. Para penumpang pun senang melihat kendaraan elf seperti itu. Apalagi kalau ditambah sopir sopan, mengemudinya rapi dan tidak ugal-ugalan,” katanya.

Kang Uu menambahkan, ada baiknya pengemudi memberikan kesempatan untuk berhenti sejenak ketika waktu salat tiba guna mengakomodasi penumpang muslim. “Kalau pun sopir tidak salat, lebih baik jika bersedia memberi kesempatan kepada penumpang untuk beribadah,” ucapnya.

Sementara itu Dewan Pembina KDEMI, Irjen Pol (Purn) Anton Charliyan mengapresiasi dukungan Wagub Jabar atas eksistensi komunitas Elf ini. Ia juga mengajak jajaran KDEMI dapat menerapkan prinsip saling menjaga dan mendukung, meskipun secara bisnis bersaing mendapatkan penumpang.

“Silih angkat darajat, silih wangikeun nami. Ulah silih sikut silih bebeutkeun,” ucap Mantan Kapolda Jabar ini.

 

Editor: Antonius
Foto: Setda Provinsi Jabar



Sponsors

 

logo-chinatrucks300 327pix